Masa Lalu Adalah Sejarah Hidup. Jangan Dilupakan tapi Jadikan Pelajaran

melupakan masa lalu

Menjalani kehidupan ini, kita ngga selalu melalui hal-hal yang kita kehendaki. Kalau kata iklan sih, life is never flat. Hidup ini rasanya macem-macem yah. Kadang enak tapi sering juga bikin eneg. Mau ngga mau fase itu satu persatu harus kita lewati.

Kita bukanlah pemegang skenario dalam kehidupan yang kita jalani. Saat kita maunya begini, tapi ternyata jadinya begitu. Terus siapa deh yang salah? Daripada pusing nanya siapa yang salah, ya mending diikhlasin aja. Yang penting kan kita sudah berusaha, masalah hasil di luar kekuasaan diri kita.

Seperti saat ini, saya sering mereview masa yang pernah saya jalani dulu. Banyak yang bikin saya senyum-senyum sambil istighfar tapi banyak juga yang bikin saya berkaca-kaca dan perlahan menjadi sesak di dada.



Kadang yah, sempat terpikir untuk meminjam pintu ke mana saja milik Doraemon. Pengen balik lagi ke masa-masa itu dan memperbaiki segala sesuatu yang menurut saya seharusnya dilakuin dan mana yang ngga boleh dilakuin. Tapi kemudian, anak saya memanggil, merengek minta jajan dan tersadarlah saya bahwa berandai-andai itu ngga boleh.

Ya walau bagaimana pun asemnya masa lalu, tetap saja susah dilupain kan? Seperti kamu yang telah berhasil mengukir sejarah dalam hidupku. Semakin berusaha ngelupain semakin muncul itu kenangan dan berhasil menimbulkan genangan air mata. Jadi lebih baik berdamai sajalah. 

Berdamai dengan masa lalu dengan memaafkan. Duh, gampang banget bacanya apalagi nulisnya. 
Kenyataannyaaa???
Sulit tapi bukan berarti ngga mungkin, Bu Jeung.
melupakan masa lalu

Bukan memaafkan masalah atau pelaku yang saya maksud di sini. Kalau menurut saya, jauh lebih baik dan lebih utama jika saya memaafkan diri sendiri. Maafkan diri sendiri yang pernah khilaf melakukan sesuatu yang ngga banget untuk dikenang di masa kini dan juga di masa depan. Maafkan diri sendiri yang secara ngga sadar inget masa itu dan itu lagi. Maafkan diri sendiri dan berusaha ngga mengulangi hal itu lagi.

Karena pengalaman adalah guru yang paling berharga, bukan? 

Tulisan ini diikut sertakan dalam One Day One Posting Blogger Muslimah Indonesia

Subscribe to receive free email updates:

6 Responses to "Masa Lalu Adalah Sejarah Hidup. Jangan Dilupakan tapi Jadikan Pelajaran"

  1. Uhuuuuyyyy aku mampir Bu PJ. Biasanya aku mampir ke blog satu lagi ya, perasaan baru liat yang ini nih.

    ReplyDelete
  2. Memaafkan diri sendiri.
    Betul juga ya, ini penting untuk kesehatan jiwa. Hehehe ...
    Noted.
    Makasih sharingnya mba :)

    ReplyDelete
  3. Kalau mesin waktu milik Doraemon beneran ada tentu banyak orang yang ingin memilikinya dan kembali ke masa lalu untuk memperbaiki sejarah

    ReplyDelete
  4. Semakin dilupakan semakin susah, bener banget mba.. Aku sekarang nggak niat melupakan tapi menyibukkan diri hingga smakin lama kenangan tentangnya memudar

    ReplyDelete
  5. Seperti diingatkan kembali semua masa lalu yang ingin dibuang. Ternyata memang sejarah tak bisa hilang ya mba.

    ReplyDelete
  6. Asemnya masa lalu susah di lupain, wkwkwk..iya banget ini mba, jadi ingat kejadian asem yang pernah saya alami..

    ReplyDelete

Tinggalkan jejakmu di sini :)
Maaf, mohon tidak meninggalkan link hidup di kolom komentar. Thanks.