5 HAL YANG HARUS DIKETAHUI TENTANG POLIGAMI

Poligami. Satu kata yang kerap menjadi  momok bagi banyak  kaum perempuan. Poligami adalah sesuatu yang halal tetapi tidak  kerap menjadi pilihan. Bahkan  banyak yang terjerumus untuk membencinya. Tidak akan ada akibat yang terjadi tanpa sebab terlebih dahulu, bukan?

Pernikahan poligami banyak mendatangkan masalah? Lalu apakah pernikahan monogami terjamin bebas dari masalah? Begitu pun sebaliknya. Banyak  pernikahan monogami yang mendapatkan kebahagiaan dunia akhirat, pun dengan pernikahan poligami.

Pertimbangkan segala sesuatu dengan matang dan tidak tergesa-gesa.  

Mungkin saja tulisan ini tidak dapat mutlak dijadikan acuan, tetapi ada baiknya memerhatikan beberapa hal ini.

  1. Poligami terdapat dalam Al-Qur’an di Surah An-Nissa ayat 3


وَإِنْ خِفْتُمْ أَلَّا تُقْسِطُوا فِي الْيَتَامَىٰ فَانْكِحُوا مَا طَابَ لَكُمْ مِنَ النِّسَاءِ مَثْنَىٰ وَثُلَاثَ وَرُبَاعَ ۖ فَإِنْ خِفْتُمْ أَلَّا تَعْدِلُوا فَوَاحِدَةً أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ ۚ ذَٰلِكَ أَدْنَىٰ أَلَّا تَعُولُوا

Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yang yatim (bilamana kamu mengawininya), maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi: dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja, atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya.

Karena itu, hati-hatilah. Jangan terlalu membenci karena dikhawatirkan akan terjerumus tidak mengakui bahwa poligami adalah halal.

  2. Poligami dapat menjadi solusi dan dapat juga menjadi sumber masalah dalam sebuah rumah tangga


Sebelum melakukan  poligami, ada baiknya menganalisa lebih dahulu secara mendalam apa tujuan dari poligami itu sendiri. Apa yang menjadi masalah hingga harus melakukan polligami? Apakah poligami nantinya akan mmenjadi solusi dari permasalahan tersebut atau malah sebaliknya. Karena walau bagaimana pun, keutuhan rumah tangga dan memberi kebahagiaan kepada semua anggota keluarga adalah yang paling utama.
Jangan sampai ada anggota keluarga yang merasa terzalimi. Baik itu istri pertama, istri kedua atau pun anak-anak karena secara langsung suasana dalam keluarga dapat memengaruhi tumbuh kembang mereka.



  3. Masih banyak ibadah lain yang lebih utama dari poligami

Poligami memang termasuk salah satu ibadah, jika dilakukan  dengan benar. Seperti yang dicontohkan  oleh Ust. Arifin Ilham. Saat ia meminta izin untuk melakukan poligami pada istri pertama, beliau bilang bahwa tinggal ibadah poligamilah yang belum ia laksanakan. Dan beliau pun mendapatkan izin untuk berpoligami.

Ibadah itu jangan dipilih-pilih. Jangan menutup mata dengan ibadah lainnya hanya karena  menemukan  ibadah yang sesuai dengan hati. Jadi seradak seruduk ikutin gedup jantung yang menggebu-gebu tertutupi hawa nafsu.

Sebelum melaksanakan poligami ada baiknya menengok sebentar ibadah sholat yang telah dilakukan. Karena sholat adalah ibadah pertama yang akan  ditanyakan saat hari perhitungan  nanti. Jika sholatnya baik,  maka akan baiklah amalan  lainnya. Tapi jika amalan sholatnya buruk, maka akan buruknya amalan lainnya.

 4. Poligami tidak diawali dengan berpacaran apalagi dengan sebuah perselingkuhan

Segala sesuatu yang baik harus diawali juga dengan baik. Merasa sholatnya sudah baik begitu pun dengan amalan lainnya. Lalu berniat melakukan poligami, maka lakukanlah dengan benar! Tidak peduli apa pun gelar yang ada di belakang nama, entah itu profesor, doktor, ustaz, da'i tetapi jika melakukan poligami tidak sesuai  dengan aturan yang syar’i? Maka, BIG NO untuk Anda!

Islam melarang kita untuk mendekati zina, yaitu berpacaran. Lalu dengan alasan istri pertama tidak menyetujui poligami maka dengan diam-diam melakukan pendekatan yang akhirnya kebablasan bahkan terjadi perselingkuhan sebelum pernikahan??? Well, selamat. Anda telah menggali kuburan sendiri.



 5. Bukan hanya poligami, monogami juga dilakukan  oleh Rasulullah

Sudah pernah dengar tentang Rasulullah melakukan kehidupan monogami ‘kan? Iya. Selama Siti Khadijah ra. Masih hidup, Rasulullaah melakukan pernikahan monogami.

Jadi tidak perlu ragu lagi melakukan hidup monogami. Cukup didik istri dan anak-anak yang ada di rumah. Berikan bekal dunia dan akhirat yang cukup. Bahagiakan istri selama di dunia dan bersatu lagi di akhirat nanti dalam sebuah keluarga.

Subscribe to receive free email updates:

1 Response to "5 HAL YANG HARUS DIKETAHUI TENTANG POLIGAMI "

  1. iyeeeess. Terutama untuk nomor 3 dan 4. Seringkali yang bikin geram ketika melihat kasus poligami adalah karena diawali dengan cara yang tidak tepat. Biasanya suka beralasan daripada zina mending poligami. Lha, kalau memang gak mau berzina, ya jangan didekati. Udha jelas ada yang sah :)

    ReplyDelete

Tinggalkan jejakmu di sini :)
Maaf, mohon tidak meninggalkan link hidup di kolom komentar. Thanks.