Pages

HIDUP SEDERHANA, HIDUP BAHAGIA


Assalamualaikum.

Semua pasti sudah tahu tentang kalimat di bawah ini.

"Kebahagiaan ga bisa diukur dari banyaknya materi yang dimiliki seseorang."

Terdengar klise yah?
Tapi itu bener lho, Mak!
Coba deh kalau kita menentukan kebahagiaan berdasarkan materi? Yang pasti sih ga bakal ada rasa cukupnya.
Duh, ampun dah.


Hidup sederhana bisa menjadikan kita lebih tenang. Hidup sederhana bisa menjadikan kita bahagia karena kita ga akan merasa selalu dikejar-kejar oleh keinginan akan barang-barang up to date yang harganya bisa terbilang fantastis.

Hidup sederhana juga dapat membuat kita terhindar dari kesibukan dunia yang terlalu padat. Hidup sederhana dapat membuat kita memiliki ruang dan waktu lebih banyak untuk mendekatkan diri pada-Nya.

Hidup sederhana dapat menghindarkan kita masuk ke dalam golongan teman-teman syaitan dan kita terhindar dari bahaya hidup bermewah-mewahan.
Syaitan sangat senang membisikkan kaum hawa dengan segala tipuannya tentang nikmatnya materi dunia. Ga jarang para wanita terjebak dengan gaya hidup mewah yang sebenarnya membawa segala macam was-was dan fitnah terhadap dirinya sendiri.

Hidup sederhana itu banyak dijadikan pilihan gaya hidup para Sahabat Rasulullah SAW. Menjadikan diri lebih mudah untuk menjalankan kehidupan sunnah di dalam rumah, fokus terhadap kebutuhan utama karena kita ga terjebak membeli segala macam barang ga berguna.

Hidup sederhana juga dapat memberikan keberkahan dalam hidup kita. Memberikan rasa nyaman dalam lingkungan sekitar karena terhindar dari kecemburuan sosial dan yang paling penting adalah hidup sederhana dapat mengurangi hisab kita pada hari kiamat nantinya.

Hidup sederhana dapat dengan mudah kita lakukan lho, Mak.
Pada saat kita menerima rezeki untuk keluarga dari Allah SWT, kita bisa bermusyawarah dengan suami mana hal paling penting yang harus segera dilakukan.


Sstt..., ada rahasia khusus buat emak-emak kaya saya. Kalau belanja bikin daftar yang akurat, paksa diri untuk mengikuti daftar belanja itu, satu lagi jangan terlalu nafsu yah kalau lihat diskon.
*merem kalau lewat lapak diskon di mall. Hihihii...


Hidup sederhana juga harus dikenalkan dan ditanamkan pada anak saat usia dini. Jangan menuruti semua kemauan anak, pilih sesuai usia dan juga kebutuhan anak. Hal ini penting lho, Mak. Jangan sampai hanya kita sendiri yang hidup sederhana tapi anggota keluarga lainnya boros. Aduh kalau begitu mah tetep jebol anggaran bulanan.

Hidup sederhana bisa mudah kita jalani dengan sering melihat orang-orang yang keadaan ekonominya berada di bawah, hal ini juga bisa membuat kita lebih bersyukur dengan keadaan. Coba kalau kita terus melihat kehidupan orang yang keadaan ekonominya di atas kita? Pasti perlu perjuangan berat menahan semua keinginan memiliki segala yang orang itu punya, ish... bahaya ini mah.

Hidup sederhana dapat kita tekankan dalam makanan, pakaian, kendaraan, pernikahan, rumah dan segala isinya.

Kita juga bisa menyusun prioritas  berdasarkan kebutuhan, seperti mendahulukan kebutuhan utama untuk mendukung aktivitas berdakwah dalam keluarga dan juga lingkungan, lalu kebutuhan ibadah seperti zakat, haji dan juga akhlak kita sebagai muslim yang wajib membantu sesama. Setelah itu barulah kita melengkapi kebutuhan pribadi keluarga.

Hidup sederhana dapat memudahkan kita untuk menabung kebutuhan akhirat , seperti para Sahabat Rasulullah yang pantas menjadi panutan dalam hidup keseharian kita untuk mendapatkan kebahagiaan dunia dan akhirat.

Wassalamualaikum.

8 comments:

  1. Belanja berdasarkan daftar... Berat yah buat emak2. tapi ini memang harus!
    Beda sj sama suami... Kaum adam biasanya berdasarkan daftar, seperti suami saya. Sy minta tolong beli terigu di Swalayan. pas pulang yang dibawa terigu.
    Me: Kok cuma terigu?
    Dia: lho, kan pesannya terigu saja?
    Me: iya sih, (tapi maksudnya kalo saya biasanya ingin skali nambah kue, roti, atau apa kek. hehehe) ... oh iya iya iya.
    Saya sadar lagi. Susah yah kaum hawa ukh... Kadang mau beli garam, yang dibawa pulang terigu, meses, mentega, hehehe; tapi kadang2 memang yang diperlukan sih...

    ReplyDelete
  2. subhanallah... jadi berkaca diri ini, bunda hee...
    sering nih karena diskon, trpeleset sama bujukan jumlah persennya.. hee
    memang sering lali kalau masalah mengatuur pengeluaran, bunda
    kadang tak terasa udah kduluan jebol dompetnya sebelum bulan depan. sungguh tragis
    hidiup sederhana membuat kita semakin tenang, bunda heee

    ReplyDelete
  3. Bener mbak, harus bikin daftar belanja...yaaah meski kadang2 yg dibeli melebihi daftar belanjaannya siih :D

    ReplyDelete
  4. Terima kasih untuk diingatkan, heheee..kadang gitu ya emak emak banget, lihat diskon meskipun sudah memiliki barang tersebut atau malah enggak perlu sekali, ya dibeli.

    ReplyDelete
  5. lebih bahaya gapunya iman dan ilmu daripada bahaya gapunya uang :D

    ReplyDelete
  6. Duh, ini baru dompet kosong udah gak ada iman... Apa kabar imin.. Hihihii.. Tapi memang bener mba, kalau gak bikin daftar nya, belanja bisa jadi 1 truk *lebih*

    ReplyDelete
  7. Kalo kata guru saya, hidup sederhana itu tidak bakal terpengaruh krisis. Mau bagaimana pun dunia, orang yang sederhana santai sajah :)

    ReplyDelete

Tinggalkan jejakmu di sini :)
Maaf, mohon tidak meninggalkan link hidup di kolom komentar. Thanks.